[Book Review] Aroma Karsa (Dee Lestari, 2018)

aromakrsah

Gembar-gembor Aroma Karsa waktu itu emang lagi rame di media sosial. Aku yang anak kurang update ini emang gak ngeh kalau ternyata pada awalnya, si Aroma Karsa ini dirilis bersambung dalam bentuk digital. Aku kira si Dee lagi rame-rame promo gitu. Eh, ternyata emang lagi rilis bagian per bagian. Aku juga tau itu setelah baca bab Dari Penulis di buku Aroma Karsa.

Tapi biar bagaimanapun aku selalu berharap banyak dari novel yang Dee buat pasca saga Supernova. Dari mulai cerita yang kompleks sampai eksplorasi yang dalam, itu jadi semacam jaminan mutu. Daya tarik bagiku untuk membelinya dari toko buku.

Seperti judulnya, cerita dalam novel yang epik ini menitik beratkan pada indra penciuman. Ngendus-ngendus gitu. Awalnya sih aku berpendapat gini: wah soal ngendus-ngendus mah udah ada film Perfume: Story of a Murderer. Aku pernah nonton itu, lumayan asoy itu ceritanya.

Karena aku udah punya referensi cerita ngendus-ngendus, mau gak mau, sadar gak sadar, aku jadi mulai ngebanding-bandingin. Walaupun sebenernya perbandingan yang kulakukan gak apple to apple, karena ngebandingin film dan novel. Tapi biarin lah, toh sama-sama cerita.

Karena ngebanding-bandingin gitu, aku jadi tau bahwa betapa bagusnya karya Dee ini. Eksplorasinya, anjir, edan pisan. Itu yang namanya ngendus jadi dibikin kompleks parah. Bau itu gak hanya harum dan busuk. Ada spektrum diantara keduanya. Aku gak habis pikir gimana itu Dee bisa ngedeskripsiin bau yang sebenernya gak kecium baunya. Kalau film Perfume kan kita cuman dikasih deskripsi visual doang, olfaktorinya kurang banget. Nah sedangkan di Aroma Karsa ini, deskripsi olfaktorinya kuat banget. Walaupun, bagiku yang seorang pembaca, agak susah juga nangkep imagery-nya. Soalnya kalau visual mah gampang, tinggal dibayangin aja bentuknya gimana. Lha ini penciuman, yang kalau belum pernah ngalamin sendiri bakal susah untuk bayanginnya.

Tapi itu jadi asik sih. Imajinasiku kayak dipaksa untuk lebih liar lagi.

Aroma tubuh wanita. Kayak gimana coba? Aku mah gak tau. Jomblo tea mereun nya?

Nah, itu juga yang rada bikin aku kesel. Eksplorasi bau yang nyangkut dengan cinta-cintaan itu bikin aku geli. Lebih condong ke fetish. Mending baca novel Eka Kurniawan yang bokep parah. Kalau si Dee mah dijelasin bahwa aroma yang ditinggalkan tubuh seseorang teh anjir bisa bikin mabuk kepayang dan membawa kesan horny. Ah, ini mah mungkin otak aku aja yang porno.

Selain itu juga, selipan kisah cintanya bikin aku kurang sreg. Aku cenderung gak suka sama cerita yang terlalu cinta-cintaan. Kesannya itu jadi menurunkan tempo. Membelokkan tujuan utama cerita. Gapapa sih kalau beloknya dikit. Kalau kebanyakan jadi bikin bosen juga. Tapi ini mah masalah selera aja sih. Kalau aku sih gak suka yang begitu. Ga tau kalau pembaca yang lain.

Tokoh utama di novel ini kuat sekali perannya. Yaeyalah namanya juga tokoh utama. Bukan, maksudku bukan gitu. Dee memunculkan tokoh-tokoh lain yang dengan perkenalannya ditunjukkan bahwa tokoh-tokoh tersebut penting. Tetapi ternyata gak terlalu penting ketika konflik puncak terjadi. Terlalu megah di introduksi.

Bukan Dee kalau dia tidak menulis jenius. Kejeniusan Dee dirasa ketika dia dengan cerdas membawaku sebagai pembaca berpetualang dari dunia moderen sarat logika ke dunia tradisional nan mistik. Pembawaan pada plotnya mulus, gak timpang sama sekali. Dan itu keren.

Juga, pelintiran-pelintiran kecilnya patut diantisipasi nih. Kejutan-kejutan mini yang membawa ke kejutan besar.

AROMA KARSA
Cetakan Pertama, Maret 2018
Penulis: Dee Lestari
Penerbit: PT.  Bentang Pustaka
Halaman: 702 halaman
Rating: 8.5/10

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s