[Antologi Puisi] SEPAH

Aku berpuisi demi memanfaatkan waktu luang. Di kala rokok dan kopi perlu tambahan teman. Kertas dan pulpen kudatangkan. Sepertinya mereka saling cocok. Karena sinerginya melahirkan tiga-puluh puisi. Lumayanlah.

Karena aku bukan penyair. Jadi tiga-puluh ini adalah sebuah keajaiban. Apalagi aku yang sering tidak mengerti ketika membaca puisi-puisi macam Sapardi, Remi Sylado, atau Joko Pinurbo. Apalagi Sutardji.

Yang namanya keajaiban, sangat sayang kalau dibiarkan begitu saja. Makanya kukumpulkan. Kujadikan satu. Terlahirlah buku-bukuan ini. Sebagai pengingat bahwa aku pernah nulis puisi-puisi.

Cover "SEPAH"

SEPAH : kumpulan sajak
30 sajak
A4
(tapi kalau diprint enakeunnya di jadiin A5 biar gak kayak makalah)
38 halaman (dengan sampul)
PDF

DOWNLOAD
READ ONLINE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: